Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pentas Seni

Sastra Reboan Semoga Bermanfaat Bagi Kehidupan

“ Selamat ulang tahun Sastra Reboan, semoga awet, semoga bermanfaat bagi kehidupan ”.   Kalimat itu dilantunkan dalam irama nyanyian oleh Jodhi Yudono, pemusik dan penggubah lagu sebelum tampil di penghujung Sastra Reboan, Rabu (29/4/2015) malam di Warung Apresiasi (Wapres), Bulungan, Jakarta Selatan. Larik yang sederhana tapi begitu berat dilakoni oleh sebuah komunitas sastra. Komunitas yang dibentuk dan dijalankan dari kecintaan terhadap sastra, dan mampu (jika bisa dikategorikan awet) bertahan selama 7 (tujuh) tahun.Tanpa ada sponsor, hanya dari patungan para penggiatnya dan yang peduli seperti Slamet Widodo yang beberapa tahun ini jadi Pembina. Malam itu, yang cukup diberkati dengan jalanan yang tidak macet dan cuaca bersahabat, Sastra Reboan berulangtahun ke tujuh. Dirayakan dengan sederhana lewat pembacaan puisi, diskusi pendek, musik dan tarian. Jika ada yang beda hanya pada sambutan singkat dari Yo Sugianto yang menggagas dan saat ini jadi “man...

Ajang Apresiasi Pecinta Sastra

indosiar.com, Jakarta - Di era internet, dunia penulisan semakin berkembang tanpa batas. Banyak orang mulai melirik untuk menulis menuangkan ide-ide kreatifnya di internet melalui media bernama blog. Tidak hanya terbatas pada tulisan-tulisan pribadi, banyak juga yang menulis cerpen, novel bahkan puisi. Dari blog-blog tersebut, banyak lahir penulis atau sastrawan baru dan berusia muda. Tak sedikit karya-karya mereka, bisa disebandingkan dengan karya para penulis atau sastrawan yang sudah lebih dulu terkenal. Namun sayangnya, sangat sedikit tempat atau wadah untuk mengapresiasikan karya para penulis tersebut. Apalagi tempat untuk penulis puisi membacakan karya sastranya. Ibarat kata, bisa menulis tapi tak ada panggung untuk mengapresiasikannya. Berawal dari keadaan itu, Komunitas Pasar Malam (Paguyuban Sastra Rabu Malam) yang dimotori oleh Johannes Sugiarto, seorang penulis puisi, mengadakan acara bertajuk "Sastra Reboan", yang digelar setiap Rabu mala...

Kebersamaan Dalam Sastra Reboan Jakarta

Saat para penggemar musik metal, yang juga anggota komunitas penunggang motor, lengkap dengan atribut khasnya jaket dengan logo burung condor, mendengarkan puisi, apa yang terlihat? Mereka menyimak dengan serius, di tengah obrolan yang tak berisik atau sapaan ketika ada rekannya yang datang. Malam  itu, Rabu (28/01/2014) MMC-Ousiders Nationz, salah satu komunitas klub motor di Indonesia yang telah berusia lebih dari 25 tahun, dan tersebar di 12 kota, datang dan mengisi acara Sastra Reboan. Buku “Outsiders” – Kisah Penunggang Motor ditampilkan dalam obrolan di panggung bersama dua penulisnya, Isfandiari Mahbub Djunaidi dan Iwan Rasta. Isfandiari juga naik panggung lagi membawakan sebuah lagu. Buku setebal 284 halaman itu ditulis dengan bahasa yang ringan, puitis dan mampu memberikan gambaran yang berbeda tentang para anggota klub motor itu. Berikut cuplikan dari halaman 32 buku itu :   Pada siang yang malas, Pantai Pangandaran boleh bersyukur ditin...

Stamina dan Harapan 6 Tahun Sastra Reboan

Bagi suatu komunitas sastra, mampu bertahan dalam jangka waktu tertentu, tak perlu panjang dari segi usia, membutuhkan suatu kerja yang tak ringan. Diperlukan kesabaran, kebersamaan dan kemampuan menepis kejenuhan. Kerja itu tak terlepas dari adanya “stamina” dari pengelolanya, apalagi bagi suatu kegiatan yang secara rutin diadakan setiap bulannya, di hari kerja dan malam hari di ibukota yang identik dengan kemacetan melelahkan warganya. Namun, itu realitas yang harus dilakoni Sastra Reboan, panggung sastra yang dikelola oleh Paguyuban Sastra Rabu Malam (Pasar Malam) yang akan menjadi Yayasan Sastra Reboan. Sastra Reboan telah berusia enam tahun, sejak pertama kali dipanggungkan di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, Jakarta Selatan pada 30 April 2008 dan hingga kini tetap eksis di tempat yang sama. Usia ya...

Sastra Reboan Tampil di Malaysia

Sejumlah sastrawan yang tergabung di Komunitas Sastra Reboan akan tampil di Malaysia dalam acara Penobatan Tokoh Persuratan Dunia Numera (Nusantara Melayu Raya ) pada 20 November 2013. Zabidi Zay Lawanglangit, salah satu sastrawan dan Presiden Sastra Reboan, akan tampil di acara tersebut dengan membacakan sejumlah puisi yang ditulisnya. Pria yang akrab disapa Zay ini menyebutkan Komunitas Sastra Reboan acapkali berinteraksi dengan berbagai komunitas sastra di Tanah Air dan ma nca negara. “Salah satunya komunitas sastra Numera Malaysia,” ucapnya di Jakarta, Rabu, (13/11). Para sastrawan Numera pada Agustus 2013 sempat mengunjungi panggung Sastra Reboan di Warung Apresiasi (Wapres), Bulungan, Jakarta Selatan. Rombongan yang dipimpin oleh Ahmad Kamal Andullah itu juga membacakan puisi-puisi sastrawan asal Malaysia.

Pentas Seni KPSI

Ini merupakan pentas episode ketiga di tahun ketiga. Bertempat di Cafe Gallery, Komplek TIM (Taman Ismail Marzuki), Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat. Di hari itu, sejak pukul 17.00 WIB, digelar acara bertema, "Sastra & Budaya: Bagaimana Memilih Bacaan yang Berkualitas dan Berwawasan". Adapun yang menjadi agenda acara adalah serangkaian pagelaran yang dipastikan memukau seperti memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei, dengan pembacaan monolog Josephine Maria dan Billy Aryo cs. Bincang santai mengenai "Pengaruh Jejaring Sosial Dunia Maya terhadap Menjamurnya Buku Buku" yang diterbitkan Penerbit Indie. Sesi ini menghadirkan barisan panelis.  Yakni, Tini Sastra (aktivis perempuan & pendidikan, pengamat sastra), Salma Indria Rahman (penulis buku anak dan pendongeng dengan boneka jari), Bundo Free (dosen dan pemerhati budaya, pembicara di berbagai event budaya dalam dan luar negeri), penulis buku "Kabin Pateh" - Weni Suryandari...

KPSI tampil di Sastra Reboan

Rabu tgl.28 Desember 2011 KPSI perform di Panggung Sastra Reboan. Kali ini mewakili KPSIuntuk tampil mengisi acara tersebut Yayok Apfd, Raka Mahendra dan Josephine Maria. Penampilan ini adalah spontan ketika KPSI didaulat secara tiba-tiba untuk mengisi acara. Ketiga penampil ini adalah senior-senior KPSI yang sudah tidak masalah untuk tampil kapan dan dimana saja.  Sumber:  KPSI tampil di Sastra Reboan

“PEMBERONTAKAN SUNYI” DI SASTRA REBOAN

“Paguyuban Sastra Rabu Malam yang menyelenggarakan kegiatan Sastra Reboan bagi saya memiliki keunikan tersendiri. Paguyuban ini tidak berpretensi untuk menciptakan suatu jender tertentu yang dikendalikan oleh tokoh tertentu, dan ini menjadi sesuatu yang positif karena sebagai paguyuban terbuka terhadap berbagai kemungkinan bahkan terbuka untuk berbagai kalangan.” “Saya kira sulit menemukan komunitas yang cair dan terbuka seperti ini,” ujar Joko Pinurbo, penyair ternama yang karya-karyanya telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa asing, dalam bincang seputar komunitas di Sastra Reboan ke-26, Rabu (26/5/2010) malam di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, Jakarta Selatan. Bincang tentang komunias sastra yang dipandu oleh Akmal Nasery Basral, cerpenis yang juga wartawan, juga menghadirkan penyair Heru Emka, cerpenis Kurnia Effendi, musisi yang juga penyair Remmy Soetansyah dan penyair Aan Mansyur dari Makassar. Jokpin, panggilan Joko Pinurbo, sendiri tak pern...

Restu di Sastra Reboan

Menghadiri undangan baca puisi bersama Majelis Sastra Bandung di Sastra Reboan Bulungan Jakarta, 31 Maret 2010 Sumber: Restu di Sastra Reboan

Kelakar dan Pemabuk (1)

KELAKAR Perut gendut wajah cemberut jika berjalan seperti badut, mulut bersungutsungut terkadang terkantukkantuk sambil kentut ---kamu tahu tidak? aku ini pahlawan sejati suatu hari hendak mengaji terlihat seseorang tenggelam di kali langsung saja aku berlari dan terjun ke kali namun ternyata nene-knenek sedang mandi